Pamekasan – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Pamekasan menegaskan akan maksimalkan kegiatan yang belum terlaksana hingga penyaluran alat pertanian dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) di akhir tahun (Desember) ini.
Ach Suaidi selalu Kapala Bidang Produksi Pertanian membenarkan bahwa masih ada beberapa kegiatan yang belum terlaksana bahkan penyerahan alat dan mesin pertanian dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2021 juga belum diserahkan.
“beberapa kegiatan memang belum terlaksana dan kita upayakan hal itu maksimal di akhir tahun ini. Yang lebih penting ini ada beberapa alat pertanian dan mesin yang tinggal penyerahannya kepada masyarakat (Kelompok Tani) seperti Hand Tractor yang sudah di launching dua hari lalu, tinggal penyerahannya. lalu ada pompa, handsprayer.” Ungkapnya saat diwawancara (2/12/2021).
Menurutnya, kegiatan yang belum terrealisasi itu disebabkan karena pihak Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Pamekasan mengalami kendala-kendala berupa perubahan peraturan dan kebijakan serta kriteria kelompok tani yang mendapatkan bantuan DBHCHT 2021. Ditambah lagi waktu menunggu data informasi dari penyuluh di lapangan yang mendata dan menilai kelompok tani yang berhak mendapat bantuan tersebut.
“kendala kami di pendataan penerima bantuan DBHCHT, karena kami harus mengikuti program prioritas pemerintah kabupaten pamekasan, bagaimana dan apa kriteria dari penerima bantuan DBHCHT ke kelompokm tani. Disamping itu, kami menunggu data dari penyuluh di lapangan, karena mereka yang mendata dan menilai kelompok tani yang mana yang sangat urgen untuk dapat bantuan ini.” Imbuhnya (2/12/2021).
Lebih detail, Slamet Supriyadi selaku Kasi Pengawasan Sarana Produksi Pertanian menyampaikan kegiatan dan penyerahan alat pertanian akan mulai dari 13 Desember Hingga 20 Desember di beberapa Balai Penyuluh Pertanian (BPP). Selain itu, ia menunjukkan data kelompok tani yang menerima bantuan sekaligus daftar unit alat pertanian yang akan diserahkan.
“untuk waktu insyallah kami akan mulai pada tanggal 13 desember hingga, maksimal tanggal 20 desember. Tempatnya di beberapa balai penyuluh pertanian seperti di sumedangan. Alat-alatnya sudah tinggal penyerahannya dan beberapa sudah ada disana. ” Ungkapnya (2/12/2021)
Pria yang akrab disapa Pak Slemet menambahkan, beberapa alat yang akan diserahkan meliputi; Hand tractor, cultivator, pompa air, dan handsprayer.
“Hand tractor itu sebagian sudah diserahkan kemeren yang diawali dengan launching dengan bapak bupati tepatnya di Desa Sana Loak Kecamatan Waru. Yang disana programnya tractor on call tiga kecamatan yang dapat (waru, pakong, dan pademawu). Tinggal yang jumlah 92 unit untuk kelompok tani yang tersebar di seluruh kecamatan. yang belum diserahkan sama sekali ada cultivator sebanyak 10 unit, terus pompa air 30 unit, dan 150 unit handsprayer. ” (2/12/2021)
Pihaknya menambahkan, berharap semua kegiatan yang akan dilaksanakan tidak ada kendala agar semua alat pertanian yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau tahun 2021 bisa tuntas tersalurkan.
