Kelompok Informasi Masyarakat


Kamis, 25 November 2021

165 Unit Hand Tractor Siap Diserahkan kepada Kelompok Tani Penerima DBHCHT Tahun 2021


Pamekasan – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Pamekasan dalam waktu dekat akan menyerahkan sarana dan prasarana pertanian kepada kelompok tani dalam bentuk hand tractor sebanyak 164 unit. Sejumlah unit tersebut bersumber dari kucuran dana bagi hasil cukai hasil tembakai tahun 2021 sebesar 8.8 Miliar sekian.

Hinda Eka Hariyanto Subag Perencanaan dan Evaluasi menyampaikan, dalam waktu dekat dinas ketahanan pangan dan pertanian akan melakukan launching dari penyerahan traktor kepada kelompok tani dari sumber dana DBHCHT yang dilakukan secara simbolis. Menurutnya acara tersebut akan dilaksanakan bersama dengan program prioritas Bapak Bupati Pamekasan.

“info terbaru dari kegiatan DBHCHT, Bidang Produksi Pertanian dalam waktu dekat akan menggelar launching hand tractor bersama bapak bupati. Pelaksanaanya sekitar akhir bulan ini. Untuk lebih jelasnya di Pak Suadi atau Kasinya.” Tuturnya (25/11/2021).

Achmad Suaidi, Kapala Bidang Produksi Pertanian membenarkan, bidangnya akan menggelar Launching Hand Tractor kepada Koordinator/Kelompok Tani secara simbolis. Berikut keterangannya.

“jadi begini, 165 unit hand tractor yang bersumber dari dana DBHCHT itu kami bagi dua penyerahannya. 92 unit akan dilaunching bersama bupati insyallah 30 November ini nama programnya Tractor On Call. Sisanya akan kami serahkan ke kelompok tani yang tersebar di 46 Desa secara langsung. ” Ungkapnya (25/11/2021).

Lebih lanjut pria yang akrab dipanggil pak Suaidi menambahkan, penyerahan traktor yang bersama program bupati akan dilaksanakan secara simbolis, hanya ada tiga kecamatan yang dapat dari program tersebut.

“Program Tractor On Call itu akan dilaunching di Desa Sana Laok kecamatan Waru, disana akan dilakukan penyerahan secara simbolis kepada koordinator/kelompok tani sebagai pelaksana program tersebut. Tractor yang kami serahkan dalam program Tractor On Call sifatnya terbatas, artinya bukan untuk pemanfataan kelompok tani secara langsung. Namun untuk masyarakat yang tidak mampu, dan program ini hanya diberikan untuk tiga kecamatan saja, yaitu Waru, Pakong, dan Pademawu.” Ungkapnya (25/11/2021).

Secara teknis Slamet Supriyadi selaku Kasi Pengawasan Sarana Produksi Pertanian menjelaskan, pengadaan hand tractor yang bersumber dari dana DBHCHT 2021 disalurkan dalam dua program. Pertama diserahkan kepada masyarakat untuk mendukung pengolahan lahan bagi masyarakat yang tidak mampu. kedua diserahkan kepada kelompok tani langsung.

“jumlah pengadaan traktor dari dana DBHCHT tahun ini kami bagi dua, satu untuk program tractor on call, untuk mendukung program bupati dalam memberikan bantuan kepada masyarakat miskin agar masyarakat dapat mengolah lahan tanpa keluar biaya. Teknisnya nanti masyarakat bisa menghubungi operator traktor di desa-desa tiga kecamatan  (Waru, Pakong, Pademawu) untuk pengerjaan lahan tanpa dipungut biaya. Kedua, sisa traktor diserahkan kepada kelompok tani yang tersebar di 46 Desa se Pamekasan.” Terangnya (25/11/2021). 

Lebih lanjut Slamet menambahkan, teknis launching tractor on call yang akan dilaksanakan di Desa Sana Laok Kecamatan Waru akhir bulan ini dilaksanakan secara simbolis. Koordinator dari tiga kecamatan yang dapat program tractor on call nantinya bisa menjemput hand tractor di Balai Penyuluh Pertanian masing-masing.

Sementara penyerahan traktor langsung ke kelompok tani akan dijadwalkan lebih lanjut. Pihak dinas ketahanan pangan dan pertanian akan melakukan masih menunggu hasil koordinasi dari pihak penyuluh pertanian se Kabupaten Pamekasan. 

“jadwal penyerahan traktor yang langsung kepada kelompok tani di empat puluh enam desa se pamekasan masih menunggu hasil koordinasi dengan penyuluh pertanian se kecamatan. kami perlu memverifikasi data calon penerima apakah valid, apakah memang layak menerima, apa belum pernah penerima bantuan traktor, atau memang sudah perlu dilakukan pengadaan baru, dan seterusnya” Tandasnya (25/11/2021). 



banner