Pamekasan – Penyerahan Mesin Rajang dan Genset kepada kelompok tani yang terdata terus dilaksanakan, secara bergantian setiap harinya Dinas Ketahanan Pangan menyerahkan alat mesin tembakau tersebut. Hari ini DKPP menyerahkan kepada Kelompok Tani Gunung Permai dari Desa Waru Timur. Jumat, (10/09/2021).
Berdasarkan data penerima mesin perajang tembakau dan genset dari DBHCHT 2021, Kecamatan Waru sebagai penerima terbanyak dari pengadaan unit tersebut. Ada lima kelompok tani yang berasal dari Kecamatan Waru yang mendapatkan sarana dan prasarana pertanian tembakau yaitu; Tampojung Gowa, Waru Timur, Bajur, Tampojung Pregi, Tegengser Laok.
Samukah, Ketua Kelompok Tani Gunung Permai dari Desa Waru Timur bersama bendaharanya menjemput Mesin Perajang Tembakau serta satu unit Genset Merek Honda Type EZ3000CX di Balai Penyuluhan Pertanian di Sumedangan jumat pagi.
Samukan menuturkan, kelompoknya sangat terbantu dengan adanya bantuan Mesin Perajangan Tembakau. Dengan adanya bantuan tersebut dirinya selaku ketua akan berkomitmen meningkatkan lagi kekompakan kelompok taninya.
“jelas kami sangat terbantu dengan alat mesin tembakau ini. Selama ini kami masih menggunakan tukang rajang, maka dengan alat ini kami akan gunakan untuk kepentingan bersama anggota kelompok tani. Sehingga kekompakan terus meningkat.” ucapnya (10/09/2021).
Lebih lanjut ia menyampaikan apresiasinya atas bantuan tersebut, menurutnya satu unit genset yang didapatkan sangat membantu kegiatan kelompok taninya. Genset tidak hanya berfungsi untuk kelistrikan mesin perajang tembakau saja, tapi juga bisa digunakan untuk cadangan listrik padam saat ada acara.
“kami sangat berterima kasih kepada pertanian pamekasan terutama program dana cukai. Dengan program tersebut kami juga diberi mesin genset, ini sangat berguna bagi kami, tidak hanya untuk menghidupkan mesin tembakau, tapi juga untuk keperluan lain, seperti cadangan padam di saat ada acara, perkumpulan, kifayah, selametan, dan lain-lain.” Turutnya (10/09/2021).
Menyambung pernyataan Samukan, Slamet Supriyadi (Kasi Pengawasan Sarana Produksi Pertanian) merespon, pihaknya memang berkomitmen menyalurkan bantuan alat pertanian yang manfaatnya tidak hanya sementara. Bahkan menurutnya genset yang diberikan diharapkan bisa memenuhi semua keperluan anggota tidak hanya dipakai ketua dan kepengurusannya saja.
“terkait genset, kami memang melihat kebergunaan yang sangat urgen di setiap kelompok tani. Apalagi jika dikaitkan dengan keperlua sosial yang rutin di tengah-tengah masyarakat, misal listrik padam, dengan genset seperti yang kami berikan sangat efektif untuk keperluan skala menengah. maka saya berharap genset itu juga difungsikan, silahkan anggota kelompok tani pinjam, dan saya berharap itu bisa dimiliki bersama tidak hanya beberapa orang saja” Responnya (10/09/2021).
Lebih lanjut Kasi Pengawasan Sarana Produksi Pertanian menekankan, pengadaan alat mesin pertanian yang sumbernya dari bantuan baik DBHCHT harus dirawat, difungsikan maksimal, dan tidak dimonopoli penggunaannya oleh segelintir orang.
“kami titip pesan ini kepada semua kelompok tani, khususnya yang mendapat bantaun dari DBHCHT 2021, agar segala bantuan yang diberikan itu dirawat, dan difungsikan sebagaimana mestinya, semua anggota berhak menggunakan segala alat yang dimiliki kelompok tani. Tidak hanya milik ketua atau wakil, tapi semua harus dapat manfaat.” Tegasnya (10/09/2021).
Lebih lanjut beliau berpesan, tidak semua kelompok tani dapat bantuan. Maka bagi yang dapat bantuan dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau tahun ini harus bersyukur, gunakan sebaik mungkin sarana dan prasarana yang diberikan. Dan bagi yang belum mendapatkan, beliau berpesan tahun-tahun berikutnya akan diupayakan. Karena memenuhi setiap kebutuhan kelompok tani se kabupaten pamekasan butuh waktu yang lebih dan dana yang besar pula, jadi nunggu proses.
